First UAS

Yeaay, akhirnya sampailah kita pada situasi ini ya nak.

UAS loooh… for the first time!

Sempet survey kecil-kecilan dengan beberapa ibu di sekolah. Ada yang blass ga ngajari anaknya karena anaknya ga belajar juga nilainya okeh. Ada yang ngajarin anaknya sambil bawa sapu lidi. Ada yang menyerahkan kepada sang ayah, karena dinilai lebih kompeten. Ada yang anaknya memang rajin belajar karena kakak-kakaknya pun selalu belajar.

Lah, anak lanang ku piye?

Ya pasti Bundanya lah yang paling paham. Si ganteng kesayangan Bunda ini baruuuu banget lancar membaca di saat teman2nya sudah Go Baca Komik. hehehe.. Bener-bener pelaaan banget perkembangannya.

Di rapotan tengah semester kemarin, baru duduk kasih salam sama bu guru… langsung disambut prolognya Bu Guru, “Ohhh Umar, Sholeh Boy, si kalem ituuu bundaa..” Duh, hatiku langsung meleleh. Tapi malu masa ampe berkaca kaca sih depan Bu Guru. So mellow deh bundanya Umar inih. Seperti yang sudah-sudah di TKpun , komen bu guru kurang lebih sama, kelebihan Umar ada di sikap humble dan friendly nya itu. That’s why Pak Suami ga pernah pusing mikirin anaknya belum lancar baca. Sing penting anaknya baik dan menjadi teman semua anak.

Nilai akademik penting, tapi bukan segalanya. Bagi si ganteng, apalah artinya nilai, kalo ga ada kado dibelakangnya. Hahahahahaaa..

Nah, besok nih, saatnya UAS.

Tipe anak ganteng ini adalah Wajib Kudu Mesti diajarin sebelumnya. Cara ngajarinnya pun harus puter otak biar terkesan seperti bermain. Karena kalo enggak, konsentrasinya bisa cuma 5 menit doang 🙂

Alhamdulillah dengan otak bundanya yang harus bagi-bagi dengan kerjaan online shopnya, terbantu sekali sama soal-soal di internet. Keruk semua, saved semua, print ga semua sih. Mari kita ber paperless sahaja, hahaha..

Yang penting di malam hari belajar dulu, mengenai hasilnya, itu ga penting. Yang penting usahanya deh.

Well, anyway…my deepest pray for you kid..

Semoga Allah memudahkan UAS mu.. sehatkan badanmu.. riangkan pikiranmu.. dijauhkan dari waswas dan pikiran buruk..

Besok abang harus berjuang sendiri. Tak ada Bunda di sampingmu. Tapi doa terbaik Bunda selalu untukmu.

I love you, baby boy

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s