Daddy Little Girl, part. 1

i_wear_blue_for_my_dad_42_colon_cancer_print-r13566a0e906244c9ac31de1b29752368_wad_8byvr_512

Berusaha menggapai blog ini semenjak 28 Januari 2014 yang lalu…

But damn…its so hard blogging while remembering him and wiping all the tears away,

Tapi hari ini, aku memberanikan diri.. untuk sekedar meluapkan emosi yang 6 bulan sudah terpendam. Tambahan lagi, ini malam ganjil di Bulan Ramadhan. Terbersit niat untuk melafalkan dan menyimpan doa untukmu disini.

Dear Papa, Colon cancer has taken you away from us. Masih terbayang lebaran tahun lalu kita masih bersama. Ah, ga perlu kronologis hari demi hari perjuanganmu melawan kanker kolon kusebut disini. Rasanya masih pedih mengingat luka operasimu yang tak kunjung sembuh, lalu nominal harga kemoterapi yang bikin sakit kepala mendadak, dan serentetan pertanyaan darimu yang membuat bibirku kelu nggak bisa menjawab.

Papa, aku tau kita punya banyak masalah di masa lalu. Punya banyak luka dan airmata. Untukku, untuk mama dan untukmu sendiri. Tapi masyaallah, Allah persatukan kita lagi di jalan-Nya sampai akhir menutup mata. *i miss you so much*     #ups, mata mulai berembun….tariiik napaaass….

Papa, 

Tahun ini Abang Umar (5th 5bln) dan Adek Sarah (3th 11bln) berhasil puasa sampai MAGHRIB!! If you were here, I bet your gonna spent all your money you have to give a very very expensive gift for them. I bet you do!!! Mereka kan cucu kesayanganmu. kecintaanmu. Rasa-rasanya ngelebihin sayang sama anaknya sih. hihihi…

Di Ramadhan tahun ini juga Adek Sarah mulai masuk TK A, dan Abang TK B. Aku juga masuk kelas tahsin sekarang, Pa. Supaya bisa ikut ngajarin anak2 belajar Iqro. Kadang terbersit ada rasa iri sama teman-teman anak2 yang masih dijemput eyangnya. Ah…kangen liat papa tiba2 nongol di sekolahan cuma karena kangen sama cucu2nya.

oh yaa… maaf ya Pa, aku sekarang mulai mengurangi pakai mobilmu. Cuma dikeluarin untuk hal2 yang urgent aja.Aku membiasakan tidak kemana mana nyetir si black lagi. Aku sedih, Pa. Kemarin mogok, aku sendirian, cuma dipantau via Hp sama montir langgananmu. Ga ada tempat untuk ngomel2….”Paaa… mobil mogok nih, ga tau nih apanya yg rusak. Samperin kesini yah” trus tiap duduk di belakang setir, kayanya selalu berasa papa ada di samping lagi ngetawain cara nyetirku. “Santai aja ta…angkot jangan dilawan” hahahaha….

Udah ah…sedih.

Alloh yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Qur’an digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.’” (Al Isro’: 23)

Let it be my first letter to you. 

End of part. 1

 

1375063209311

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s