I hate English !

Abang ngga suka bahasa Inggris !!! Abang ngga suka bahasa Inggris !!! Abang ngga suka bahasa Inggris !!! Kalo Jum’at ngga usah masuk aja yaa bun 😅 (Statement berulang abang yang terekam di kuping emaknya semingguan kemaren) Lihat nilai reviewnya glek 😂 High Five ! alias 5 hihihi… Saya mah ga tega lihat anak nyerah kaya begini. Masa dia nyerah, kita juga pasrah getooh?? jangan yaa, kasian. Ingat tugas utama orangtua yaa.. Support dia, jangan tinggalin ladang jihad kita berjuang sendiri. Belajar itu harga diri ! (kata Pak Ustadz) 😁😁😁 Mulailah emak komunikasi sama gurunya apa aja bahan ulangan. Minta saran sama teman2 sesama ortu murid. Kali ada yg senasib 😆 Alhamdulillah, bu guru nya komunikatif banget. Mungkin karena nilainya high five,jadi dia apal Umar lemah dimananya 😂 Teman-teman yg dimintai saran juga berbaik hati bagi2 resep ngajarin anaknya. Akhirnya bikinlah rumus pake flash card aja biar dia ga butek liat buku, akhirnya semua mainan dapur2an adeknya dinamain biar apal. Eh, yang demen malah adeknya…😋 Tapi ternyata dibalik cueknya, diem2 dia pemerhati yg baik. Dan itu rumus masuk nyerep juga ke otaknya. Today, lihat rapot bayangannya, Mumtaaz, MasyaAllah 💯 😘😘 Barokallah ih anak Bunda, emejing is you.

Advertisements

catatan bunda galau

Bagi ibu yang bersedih melepas anaknya ke pondok, ingatlah bahwa dulu ibundanya Imam Syafi’i pun merasakan hal yang sama, dan beliau bersabar demi ilmu din yang akan dituntut putranya.

Di malam sebelum Imam Syafi’i pergi untuk menuntut ilmu, sang ibu berdo’a dalam keheningan,

“Ya Allah, Rabb yang menguasai seluruh alam. Anakkku ini akan meninggalkanku untuk perjalanan jauh demi mencari ridhaMu. Aku rela melepasnya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Maka hamba memohon kepadaMu ya Allah… mudahkanlah urusannya. Lindungilah ia, panjangkanlah umurnya agar aku bisa melihatnya nanti ketika ia pulang dengan dada yang penuh dengan ilmu-Mu.”

Beliau khusyu’ mendo’akan Imam Syafi’i hingga meneteskan air mata.

Dan tatkala Imam Syafi’i hendak pergi ke Madinah (kota yang akan menjadi tujuannya menuntut ilmu), sang Ibu melepasnya dengan motivasi dan harapan, beliau meyakinkan putranya bahwa Allah akan memberinya kemudahan.

“Pergilah anakku,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca,

“Allah bersamamu. Insya Allah engkau akan menjadi bintang paling gemerlap di kemudian hari. Pergilah… ibu telah ridha melepasmu. Ingatlah bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong”

Demikianlah sedikit kisah dari Ibunda Imam Syafi’i yang patut kita jadikan teladan saat melepas anak pergi dalam rangka mencari ilmu.

Berbahagialah saat Allah memberi kesempatan kepada anak kita untuk menuntut ilmu din, karena Allah telah menjanjikan kemudahan jalan menuju surga bagi para penuntut ilmu.

Sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah sholallahu ‘alaihissalam,

“Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya para Malaikat membentangkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha atas apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya orang yang berilmu benar-benar dimintakan ampun oleh penghuni langit dan bumi, bahkan oleh ikan-ikan yang berada di dalam air.”

Berbahagialah ibu, karena Allah juga akan memberi kemuliaan bagi orang2 yang berilmu. Tidakkah kita menginginkan anak2 menjadi pribadi yang mulia selama di dunia dan juga pahala serta derajat yang tinggi di akhirat nanti disebabkan oleh ilmu yang mereka dapat?

Maka ibu, sampaikan pesan kepada putra putri kita untuk menegakkan niat agar tetap lurus hanya untuk mengharap wajah Allah ketika hendak belajar, dan mohonlah kemudahan kepada Allah untuk mereka dalam mengamalkan setiap ilmu yang didapat, sekuat kemampuan mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengingatkan kita dalam sebuah hadits,

“Barangsiapa mencari ilmu yang seharusnya dicari untuk mengharapkan wajah Allah, namun ternyata ia tidak mempelajarinya melainkan untuk mendapatkan satu tujuan dunia, maka ia tidak akan mencium wanginya surga pada hari kiamat.” (HR Abu Daud no: 3664 dengan sanad yang shahih, Ibnu Majah no: 252, Ibnu Hibban no: 89, dll)

Bersabarlah sebentar saja ibu, insyaAllah perpisahan ini hanya untuk sementara, jarak yang terpisah masih bisa ditempuh, dan kita masih bisa mendekapnya dengan do’a kita.

Dan, bersyukurlah, karena dengan perpisahan ini, anak akan belajar merasakan dan mengelola kerinduan kepada orang tuanya.

Sebentar saja ibu, cuma sebentar… insyaAllah

Apalagi kalau bukan jannah tujuan akhir yang kita harapkan untuk kembali berkumpul bersama?

Semoga Allah menjadikan anak2 kita sebagai generasi muslim yang berilmu dan mampu beramal dengan ilmunya serta mendakwahkannya, dan semoga Allah menjaga hatinya agar tetap berada dalam fitrah dan keikhlasan hingga senantiasa memurnikan niat di setiap aktifitasnya hanya untuk mengharapkan ridho Allah.

Aamiin

PWSB 16 JULI 2017

Rabbana ya taqobbal du’a

*KEAJAIBAN DO’A*
*The Miracle of Pray*

🍭 Rasulullah ﷺ bersabda ;

لا يردُّ القضاءَ إلَّا الدُّعاءُ ، ولا يزيدُ في العمرِ إلَّا البرُّ. (رواه الترمذي)

“Tidak ada yang bisa menolak taqir selain do’a, dan tidak ada yang menambah umur selain berbuat kebaikan” (HR. Turmudzi)

🍭 *Jangan pernah meremehkan do’a.* Sebab hanya dengan tiga kata do’a, Suroqoh ibnu Malik pernah terjungkal. Saat dia mengejar rasulullah dan hendak membunuhnya, rosulullah berdo’a dengan hanya 3 kata yang membuatnya terjungkal bersama kudanya.

ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ، ﻫَﺬَﺍ ﻓَﺎﺭِﺱٌ ﻗَﺪْ ﻟَﺤِﻖَ ﺑِﻨَﺎ ، ﻓَﺎﻟْﺘَﻔَﺖَ ﻧَﺒِﻲُّ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : *ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺻْﺮَﻋْﻪُ* . ﻓَﺼَﺮَﻋَﻪُ ﺍﻟﻔَﺮَﺱُ ، ﺛُﻢَّ ﻗَﺎﻣَﺖْ ﺗُﺤَﻤْﺤِﻢُ
(ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﺣﺪﻳﺚ ﺭﻗﻢ: 3731)

“Abu Bakr berkata : wahai rosulullah, penunggang kuda itu benar² akan menyusul kita. Maka rosulullah menoleh dan berdo’a : *Ya Allah bantinglah dia!* maka diapun terbanting bersama kuda²nya hingga meringkik²”

🍭 *Jangan pernah meremehkan do’a* Sebab barangkali menurutmu keinginanmu mustahil dan tidak mungkin. Namun bagi Allah semuanya serba mungkin. Nabi Zakaria sudah renta, rambut ubannya telah menyala, tulang belulangnya telah gemeretak, istrinyapun sudah menjadi nenek mandul. Namun beliau tetap berdo’a minta anak baru diberi setelah usianya 100 tahun. Yaitu Yahya.

ﻳَﺎ ﺯَﻛَﺮِﻳَّﺎ ﺇِﻧَّﺎ ﻧُﺒَﺸِّﺮُﻙَ ﺑِﻐُﻠَﺎﻡٍ ﺍﺳْﻤُﻪُ ﻳَﺤْﻴَﻰٰ ﻟَﻢْ ﻧَﺠْﻌَﻞ ﻟَّﻪُ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻞُ ﺳَﻤِﻴًّﺎ

“Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (lahir) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.” (QS. Maryam : 7)

🍭 Demikian pula nabi Ibrohim. Meskipun sudah tua mencapai usia 100 tahun tidak pernah putus asa dalam berdo’a. Akhirnya Allah memberinya anak bernama Ismail. Padahal secara rasional logis mustahil, istrinya yang mandul bisa hamil.

🍭 *Jangan pernah meremehkan do’a* Sebab planet *bumi ini pernah tenggelam hanya dengan satu kalimat do’a.* Nabi Nuh berdo’a ;

ﻭَﻗَﺎﻝَ ﻧُﻮﺡٌ ﺭَﺏِّ ﻟَﺎ ﺗَﺬَﺭْ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻷﺭْﺽِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ ﺩَﻳَّﺎﺭًﺍ } .

“Ya Robb, janganlah Engkau biarkan di muka bumi ini seorang pun dari orang² kafir itu tersisa dan tinggal di suatu tempat” (QS. Nuh : 26)

🍭 Nabi Ibrohim berdo’a dari atas gundukan bukit agar lembah kerontang di hadapannya menjadi negeri yang aman dan makmur. Maka Allah kabulkan. Jadilah lembah kematian itu menjadi kota Makkah yang sekarang,

🍭 *Jangan pernah menganggap do’a itu mustahil* . Karena hanya dengan sekali doa satu suku Daus semuanya masuk Islam. Berkat do’a nabi Muhammad ﷺ.

🍭 *Jangan pernah menganggap enténg do’a* . Sebab do’a seekor semutpun dikabulkan Allah. Di saat masa kemarau panjang, nabi Sulaiman bersama semua pasukannya hendak melakukan sholat istisqo (minta hujan). Sebelum sholat nabi Sulaiman melihat seekor semut menengadahkan kedua tangan depannya. Lalu turunlah hujan.

🍭 *Jangan pernah meremehkan do’a*. Sahabat nabi Abdurahman ibnu ‘Auf menjadi hartawan yang sangat kaya. Padahal ketika tiba di Madinah harta beliau hanya baju di badan dan sepasang terompah. Namun ketika mendapatkan doa barokah dari nabi, Abdurrahman menjadi orang yang sangat kaya. Untanya lebih dari 1.000 ekor. Kambing sebanyak satu lembah. Hingga anak buahnya malas menghitung jumlah kekayaannya yang begitu banyak. Lelah dan capek menghitungnya.

🍭 *Rajin berdo’a yang baik = mengubah taqdir yang baik*

Doakan anak-anak kita yang sedang menuntut ilmu, semoga dimidahkan Allah, aamiin
Semoga bermanfaat. Amiin
اللهم تقبل دعائنا

Sepertinya Aku Sanggup

NASIHAT SYEIKH MUHAMMAD ASYARRAFI – hafizhahullah -UNTUK SANTRI AL IRSYAD
Sekarang ini setidaknya kalian berada di atas 4 kebahagiaan;
1⃣ Kalian berada di atas agama Islam; agama yang diridhoi Allah.
2⃣ Kalian berada di atas jalan yang benar yaitu mahzab ahlus sunnah wal jama’ah.
3⃣ Kalian memiliki guru-guru yang mulia yang semuanya ahli dalam bidang-bidangnya.
4⃣ Semoga kalian termasuk orang-orang yg mendapatkan janji Allah, salah satu golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari kiamat dimana pada hari itu tiada naungan selain naunganNya, Yaitu PEMUDA yang tumbuh beribadah kepada Allah.

Jangan pernah kalian pikir bahwa orang yang hidupnya penuh dengan kemaksiatan; berfoya-foya, diskotik dll adalah orang yang bahagia, justru mereka itulah ORANG YANG PALING SENGSARA.

Berdolah agar Allah senantiasa meneguhkan hati kalian di atas kebenaran, agar kalian selalu cinta dengan keimanan dan benci akan kemaksiatan.

Ingatlah kematian, karena ia akan menghampiri siapa saja, kapanpun dimanapun.
WASIYAT UNTUK KALIAN
1⃣ Berusahalah untuk ikhlas dalam segala hal, terlebih dalam belajar dan menuntut ilmu.
2⃣ Jagalah shalat, karena ia adalah amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat kelak.
3⃣ Jadikanlah Al Quran sebagai temanmu, karena ia adalah sebaik-baik ucapan dan ia adalah cahaya.
4⃣ Berbaktilah selalu kepada kedua orang tua, ingatlah perilaku baikmu kepada keduanya adalah ibadah, dan sikap durhaka kepada mereka akan mengakibatkanmu terancam dengan siksaan.
5⃣ WASIYAT TERKAIT PESANTREN
🔹
Pesantren adalah RUMAHMU yang kedua, disanalah kamu belajar agama, belajar akhlak yang mulia, dan itu adalah nikmat yang agung. Oleh karena itu perhatikanlah hal-hal berikut;
🔹
Bersikap baiklah dengan guru-gurumu, muliakanlah mereka, karena merekalah yang telah mengajarimu berbagai
kebaikan.
Doakan mereka dengan kebaikan dan hormatilah mereka, karena setidak ada 3 hak mereka yang harus kalian tunaikan;
* Hak umur mereka, mereka lebih tua darimu.
* Hak ilmu; mereka lebih berilmu darimu.
* Hak pengajar, merekalah yang telah mengajarimu.
🔹
Teman-teman di pesatren
Mereka adalah saudara-saudaramu, hargailah mereka, jangan bersikap buruk kepada mereka; seperti hasad, dengki dan menghina.
Belajarlah bersama mereka.
🔹
Bangunan fasilitas.
Jagalah segala fasilitas yang ada, jangan sekali-kali merusaknya.
TERAKHIR
Siapkan dirimu untuk menjadi kader ULAMA.

Keberadaan kalian di sini adalah langkah pertama untuk menjadi ulama, dan ingat masyarakat indonesia bahka dunia membutuhkan dan menunggu kalian.

Bangkitkan selalu semangatmu, banyak-banyak membaca karena siapa yang berusaha ia akan sampai ke tujuan. INGAT!! Perjalanan 1000 mil itu di mulai dari satu langkah dan banjir bandang itu bermula dari tetes tetesan air.

Semua kita bermula dari kebodohan maka janganlah berkecil hati.
Tengaran, 26 Agustus 2015
📝
Diringkas oleh : Khoiri Assalaky

Hello anak gadis

Kaget juga lihat Adek hari ini utak-atik gugel dan nyasar ke blog bundanya, disitu saya merasa harus banyak nulis lagi. Menyelipkan nasehat, merangkai memory masa kecilnya yang indah, dan hal lain yang saya mau dia baca di kemudian hari.

Dulu, seumur adek gini, i’m not that happy 😂 i’m a little girl with lots of heart breaking stories. My wounded heart locked in the diary. (Adek pinter bhs inggris dulu baru bisa tau artinya yaa 😄 Gonta ganti diary, dari yang murah di abang2 sampe yang mahalnya amit2 cuma karna gembok nya lucu. Tapi sumpah, isi diary nya ngga ada lucu2nya. Sedih, tangis, duka, harapan semu, galau. Semua diary udah dibakar, musnah sejak Bunda hijrah berjilbab. Maunya ngga inget2 lagi masa lalu itu. Sampai lupa kalau Allah tidak akan pernah lupa. Allah ingat masa-masa buruk itu dan semoga Allah mengampuni semua kata2 cacian dan makian di buku bergembok manis itu.

Kapan-kapan kita bahas how to handle problems ya dek. Susah2 gampang, apalagi masalahnya ABG… 😂

I’tikaf day 9 (penutupan)

Malam 29.

Syahdu. Penuh pengharapan. Penuh pengaduan. Penuh do’a yang berebut ingin segera diijabah Sang Pemilik Jiwa. Penuh kekhawatiran apakah diri ini sudah Kau ampuni 😭😭

.

Rabb, jadikan anak2 hamba sholih dan sholihah. Mereka anak2 manis, penurut, sopan, pengertian, perhatian. Berikan selalu kesehatan, kepintaran, dan kelancaran dalam segala cita-citanya. 

.

Rabb, izinkan aku menjadi ibu yang baik untuk mereka, supaya bisa memasuki jannah dan bertemu dengan semua yang kucinta. Izinkan mereka sematkan mahkota hafalan qur’an nya untuk ibunya yg hina ini.

Yaa Rabb, jaga anak-anakku dari semua yg berniat jahat, dari semua yg berhati jahat. Hanya Engkau lah sebaik-baik penjaga. Tetapkan mereka selalu istiqomah di jalan mu. Pertemukan mereka dengan jodoh sholih/sholihah pilihanMu. Berikan mereka keturunan yang baik, yang juga akan saling bertemu di Jannah Mu.

.

Yaa Rabb, izinkan sisa umurku untuk ketaatan kepadaMu, istiqomahkan aku di jalan sunnah, Husnul khotimahkan aku yang penuh dosa ini Ya Allah. Berikan aku kesehatan jiwa dan raga untuk bisa beribadah kepadaMu. Jauhkan aku dari segala maksiat yang Kau tahu aku bergelimang didalamnya. 

.

Yaa Rabb… Ampuni aku 

Allahumma innaka ‘Afuwwun tuhibul ‘afwa fa’fu ‘anni

(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah daku).

.

Abang, Adek…

Hebat, MasyaAllah Tabarokallah. Tidak ada mengeluh, tidak ada niat buruk ingin berbuka, atau mencaci ibadah mulia ini karena letih.

Hebat, selalu semangat i’tikaf sampai hari terakhir.

Alhamdulillah Allah berikan kesehatan sempurna untuk kalian di bulan ini. Semoga bisa menjadi contoh baik di lingkunganmu. Semoga setelah ini, otaknya jadi sangat2 mudah menerima, mencerna ilmu disekolah maupun di kajian. Semakin sabar dan lembut hatinya menerima saran dan kritikan. Semakin semangat beribadah. Kalian selalu juara di hati Bunda. Remember that! 😍😍

.

Ramadhan 1438,

Banyak yang kehilangan orang2 terkasihnya. Berita duka datang berturut-turut hampir setiap seminggu 2-3x. Sungguh kematian itu dekat. Sungguh sakitmu adalah penggugur dosamu. Sungguh duri yg terinjak adalah karena kau kuat menghadapinya. Sungguh sesudah kesulitan, akan datang kemudahan.

.
— i’tikaf end, 😭  saatnya membuktikan hasil gemblengan bulan ini tidak sia-sia —

I’tikaf day 7

Malam ke 27

.

Malam ini bunda yg ditemani sahabat tersayang, Tante Santi. Ada sih ngobrol2 sebentar karena kita emang udah sekitar 2 mgg ngga ketemu. Ditambah di grup wasap banyak kabar duka ada bbrp orangtua teman Bunda yg jatuh sakit 😥 Qodarullahu wa masyafa’al. Ada kakeknya Syifa yg didiagnosa Ca Paru Stadium IV 😭 Ada neneknya Farhan yg koma belum sadar, Ada Engkongnya Andris yg tiba-tiba terserang stroke. Begitulah jika Allah menghendaki, biar mau lebaranpun, ujian datang menimpa. Semoga teman2 Bunda bisa bersabar dane mendapatkan keutamaan birrul walidain.

.

Kalau hari Jum’at siang jadi, Bunda dan teman2 mau jenguk dulu Engkongnya Andris di RS Mitra Keluarga.

.

Malam ini di masjid berlimpah snack banget,pas baru absen dikasih 2 macem snack, jam 13.00 dibagiin lagi dimsum. Sekarang hampir jam 03.00 makan sahur sudah ready.

Adek baruuu aja bobo jam 13.00 gimana banguninnya jam 03.00 inih..jam 04.00 aja kayanya. Biar nyenyak dulu